SEMARANG, 14 JULI 2008.
Memasuki musim kemarau saat ini, banyak beberapa daerah di Jawa Tengah mengalami kekeringan. Menanggapi kondisi seperti ini, kepada wartawan, Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz mengatakan,Pihaknya sudah melalukan langkah-langkah, diantaranya menyelesaikan “ maping “ kekeringan. Pihaknya sudah memberikan arahan kepada dinas terkait dalam pembuatan maping kekeringan di Jawa Tengah, yang terdiri beberapa zona, yakni zona merah, kuning dan hijau. Zona merah, daerah kritis dan sifatnya mendesak, saat ini menjadi prioritas utama dari pemerintah. Dari 35 kabupaten kota, hanya 24 kabupaten, kota yang sudah teridentifikasi. Tetapi pihaknya belum dapat menyebutkan daerah mana saja yang termasuk zona merah,kuning, dan hijau. Ali mufiz mengatakan, karena kegiatan tersebut bukan kegiatan yang bersifat hari ini. Tetapi harus didesain dan rancang per tahunnya. Sebab, perlakuan atau treatment terhadap wilayah berbeda- beda, antara yang merah, kuning dan hijau, maka untuk daerah rawan , biasanya mengalami kekeringan atau kesulitan air bersih pihaknya memberikan Program Dana Bantuan. Kemudian untuk zona kritis, daerah yang perlu penangganan segera, maka diperlukan pembuatan hujan buatan.( pwd_smg)

